Judul Laporan
"Praktikum 11 Manajemen User dan Group"
Pokok Bahasan
- Manajemen User
- Manajemen Group
Tujuan Belajar
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menambah, memodifikasi, dan menghapus user
- Menambah dan menghapus group
Abstrak
Dalam era perkembangan teknologi seperti saat ini, dunia memerlukan teknologi informasi yang dapat memudahkan kehidupan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Linus Torvalds mengembangkan sistem operasi yang secara umum merupakan sistem operasi sumber terbuka (open source). Sistem operasi yang dikembangkan itu ialah Linux. Linux merupakan sistem operasi yang bersifat open source, maksudnya ialah setiap pengguna Linux dapat menggunakannya tanpa menggunakan lisensi apapun dan juga dapat mengembangkannya menjadi distro (distribusi) Linux baru. Oleh karena itu, pada praktikum ini dilakukan percobaan menggunakan perintah-perintah untuk manajemen user dan group seperti menambah, memodifikasi, dan menghapus user serta menambah dan menghapus group. Praktikum dilakukan dengan menggunakan software virtualbox dari Oracle yang dijalankan di atas sistem operasi Windows 10. Dari percobaan mengeksekusi perintah-perintah untuk manajemen user dan group, diperoleh hasil percobaan yang sesuai dengan panduan praktikum yang telah disediakan.
Kata kunci : Sistem operasi, Linux, manajemen user, manajemen group, root user.
Teori Singkat
Pada Linux Red Hat, informasi tentang user account dan groups disimpan dalam beberapa file teks dalam direktory /etc/. Jika sistem administrator membuat user baru, file tersebut harus diedit atau aplikasi harus digunakan untuk perubahan tersebut.
1. File /etc/passwd
File /etc/passwd adalah file yang berisi daftar user yang dipisahkan dengan baris. Setiap baris berisi informasi mengenai:
- Username — nama user yang diketik saat login sistem
- Password — berisi pasword yang di-enkripsi (atau x bila shadow password digunakan)
- User ID (UID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan username yang menjadi acuan sistem.
- Group ID (GID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan nama group primer yang menjadi acuan sistem.
- GECOS — nama histori, kolom GECOS[1] bersifat opsional dan digunakan untuk menyimpan informasi tambahan (seperti nama lengkap user).
- Home directory — path absolut untuk home directory dari user.
- Shell — program yang otomatis dijalankan bila user login. Berupa command intepreter (biasanya disebut shell)
Contoh isi file /etc/passwd:
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash
Baris diatas menunjukkan root user mempunyai shadow password, UID dan GID nya 0. User root mempunyai home directory /root/dan menggunakan shell /bin/bash.
2. FILE /etc/group
File /etc/group adalah file yang berisi daftar group yang dipisahkan per baris. Setiap baris terdiri dari 4 kolom, yang berisi informasi mengenai:
- Group name —nama group.
- Group password —Bila di-set, mengijinkan user yang bukan bagian dari group bergabung ke dalam group dengan menggunakan printah newgrp dan mengetikkan password. Jika lebih kecil dari x, maka shadow group password digunakan.
- Group ID (GID) —Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name.
- Member list —daftar user yang menjadi milik group.
Contoh baris pada file /etc/group:
general:x:502:juan,shelley,bob
Baris diatas menunjukkan, group general menggunakan password shadow, mempunyai GID 502 dan anggota juan, shelley dan bob.
3. APLIKASI USER ACCOUNT DAN GROUP
Terdapat dua tipe dasar aplikasi yang digunakan untuk mengatur user account dan group pada sistem Linux Red Hat :
- Aplikasi Graphical User Manager
- Perintah pada virtual console
Baik aplikasi User Manager dan utilitas perintah membentuk task yang sama, perintah mempunyai kelebihan dalam skrip yang lebih mudah diotomatisasi. Tabel berikut berisi beberapa perintah yang umum untuk membuat dan mengatur user command dan group:
Tabel berikut berisi beberapa perintah untuk membuat dan mengatur group :
Jawaban Pertanyaan Pendahuluan
1. Apakah dari file /etc/passwd ? Jelaskan isi dari satu baris pada file ini.
/etc/passwd berisi :
- Username — nama user yang diketik saat login system
- Password — berisi pasword yang di-enkripsi (atau x bila shadow password digunakan)
- User ID (UID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan username yang menjadi acuan sistem.
- Group ID (GID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan nama group primer yang menjadi acuan sistem.
- GECOS — nama histori, kolom GECOS[1] bersifat opsional dan digunakan untuk menyimpan informasi tambahan (seperti nama lengkap user).
- Home directory — path absolut untuk home directory dari user.
- Shell — program yang otomatis dijalankan bila user login. Berupa command intepreter (biasanya disebut shell)
2. Apakah dari file /etc/group ? Jelaskan isi dari satu baris pada file ini.
/etc/group berisi :
- Group name — nama group.
- Group password — Bila di-set, mengijinkan user yang bukan bagian dari group bergabung ke dalam group dengan menggunakan printah newgrp dan mengetikkan password. Jika lebih kecil dari x, maka shadow group password digunakan.
- Group ID (GID) — Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name.
- Member list — daftar user yang menjadi milik group.
3. Sebutkan perintah yang digunakan untuk membuat user baru dan berikan contohnya.
Perintah untuk membuat user baru adalah useradd. Contohnya:
# useradd –g friend bob
# grep bob /etc/passwd
# useradd lili
# passwd lili
# grep lili /etc/passwd
# ls –l /home
4. Sebutkan perintah yang digunakan untuk membuat group baru dan berikan contohnya.
Perintah untuk membuat group user baru adalah groupadd. Contohnya informasi group user baru pada file /etc/group.
# groupadd friend
# groupadd classmate
# groupadd neighbour
# cat /etc/group
5. Sebutkan perintah yang digunakan untuk menghapus user dan group. Berikan contohnya.
1. Userdel. Perintah yang digunakan untuk menghapus user adalah userdel. Contohnya:
# userdel –r bob
# userdel –r lili
# userdel –r jane
# userdel –r diane
2. Groupdel. Perintah yang digunakan untuk menghapus user adalah groupdel. Contohnya:
# groupdel friend
# groupdel classmate
# groupdel neighbour
6. Apa yang dimaksud dengan perintah usermod dan groupmod?
1. Usermod. Perintah usermod digunakan untuk memodifikasi group dari suatu user.
# usermod –g classmate -G friend,neighbour bob
# usermod –g friend -G classmate lili
2. Groupmod. Perintah ini tidak terdapat di linux. Tetapi jika yang ditanya perintah groupadd maka perintah ini adalah perintah untuk membuat/menambahkan group.
Percobaan dan Hasil serta Analisanya
Percobaan
1 : Melihat file /etc/passwd dan /etc/group
1. Lihatlah isi
file /etc/passwd dan
sebutkan kolom apa
saja yang terdapat
pada setiap baris.
# cat /etc/passwd | more
2.
Lihatlah isi file /etc/group dan sebutkan kolom apa
saja yang terdapat pada setiap baris.
# cat /etc/group | more
Percobaan
2 : Menambah group user
1.
Buatlah 3 group user baru dengan
perintah groupadd. Perhatikan informasi
group user baru pada file /etc/group.
#
groupadd friend
#
groupadd classmate
#
groupadd neighbour
# cat /etc/group
Percobaan
3 : Menambah User
1.
Buatlah user baru dengan perintah useradd.
Perhatikan perubahan isi file /etc/passwd setelah
pembuatan user baru. Juga perhatikan
apakah home direktory setiap user juga dibuat pada saat pembuatan user
baru
#
useradd –g friend bob
#
grep bob /etc/passwd
#
useradd lili
#
passwd lili
#
grep lili /etc/passwd
# ls –l /home
2.
Opsi –g pada perintah useradd untuk menentukan group dari user yang dibuat.
#
useradd –g neighbour jane
# ls –l /home
Percobaan
4 : Memodifikasi group dari user
1.Dengan perintah
usermod, modifikasi group dari Setiap user
merupakan milih suatu group
primer dan kemungkinan
juga bagian dari
group lain (supplementary group).
Untuk memodifikasi group dari
suatu user dapat digunakan perintah
usermod.
#
usermod –g classmate -G friend,neighbour bob
# usermod –g friend -G classmate lili
Percobaan
5 : Melihat group dari user
1.
Lihat group dari seorang user dengan perintah groups.
#
groups bob
#
groups lili
# groups jane
Percobaan
6
1.
Root dapat mengubah password dari user.
# passwd bob
2.
Password yang diubah dengan perintah
usermodmerupakan file enkripsi, sehingga tidak dapat
digunakan sebagai passwrod pada saat login.
#
useradd –g friend diane
# usermod –p diane diane
3.
Cobalah login sebagai diane, apakah anda dapat login ?
Analisa: Tidak
dapat login sebagai diane, karena password diane diatur menggunakan usermod
yang merupakan file enksripsi, sehingga tidak dapat digunakan sebagai password
untuk login.
4.
Cobalah mengubah password user dengan login
pada user yang bersangkutan. Login sebagai user, dan ubahlah
password user.
$ passwd
Percobaan
7 : Melihat group dari user
1.
Lihat group dari seorang user dengan perintah groups.
# userdel –r bob
# userdel –r lili
# userdel –r jane
# userdel –r diane
Percobaan
8 : Menghapus group
1.
Hapus group dengan menggunakan perintah userdel.
#
groupdel friend
#
groupdel classmate
# groupdel neighbour
Percobaan
9 : Menghapus home directory
1.
Hapus home direktory.
#
rmdir /home/bob
#
rmdir /home/lili
#
rmdir /home/jane
# rmdir /home/diane
LATIHAN:
1. Buatlah tiga group “parent”, “children” dan “soho”. Perhatikan anggota dari setiap
grup berikut:
Parents Children Soho
Paul Alice Accounts
Jane Derek Sales
2. Buatlah user account untuk setiap anggota group sesuai tabel diatas.
3. Cek apakah home direktory yang terbentuk sesuai dengan tabel diatas
4. Ubahlah password Paul dan Derek melalui root.
5. Cobalah mengubah password Alice dengan login sebagai Alice
6. Lihat keanggotaan dari setiap user.
7. Hapuslah user Account dan Sales.
Kesimpulan
Sistem operasi Linux merupakan sistem operasi open source yang dapat digunakan dan dikembangkan secara bebas tanpa lisensi. Bagi sebagian orang, Linux terasa lebih sulit daripada Windows karena kurang familiar di kalangan masyarakat umum. Meski begitu, sistem operasi Linux tetap banyak digemari khususnya oleh para pegiat teknologi, misalnya system administrator, developer, devops engineer, network engineering, dan cyber security. Pada praktikum 11 ini telah dilakukan percobaan menggunakan perintah-perintah untuk manajemen user dan group seperti menambah, memodifikasi, dan menghapus user serta menambah dan menghapus group. Untuk dapat menambah, menghapus atau mengelompokkan user baru harus login sebagai root (#) , jadi seorang user tidak dapat memodifikasi user lain, begitu pula dengan group. Dengan dilaksanakannya praktikum ini diharapkan dapat menambah pemahaman dan keterampilan dalam manajemen user dan group.
Daftar Pustaka / Referensi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar