Jumat, 30 September 2022

Praktikum 2 Operasi Input Output

Judul Laporan

"Praktikum 2 Operasi Input Output"

Pokok Bahasan

- Pipeline
- Redirection

Tujuan Belajar

Setelah mampelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Memahami konsep proses I/O dan redirection
- Memahami standar input, output, dan error
- Menggunakan notasi output, append, dan here document
- Memahami konsep PIPE dan filter

Abstrak

Dalam era perkembangan teknologi seperti saat ini, dunia memerlukan teknologi informasi yang dapat memudahkan kehidupan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Linus Torvalds mengembangkan sistem operasi yang secara umum merupakan sistem operasi sumber terbuka (open source). Sistem operasi yang dikembangkan itu ialah Linux. Linux merupakan sistem operasi yang bersifat open source, maksudnya ialah setiap pengguna Linux dapat menggunakannya tanpa menggunakan lisensi apapun dan juga dapat mengembangkannya menjadi distro (distribusi) Linux baru. Oleh karena itu, pada praktikum ini dilakukan percobaan menggunakan perintah-perintah untuk proses I/O seperti redirection, pipeline, dan filtering. Praktikum dilakukan dengan menggunakan software virtualbox dari Oracle yang dijalankan di atas sistem operasi Windows 10. Dari percobaan mengeksekusi perintah-perintah untuk proses I/O, diperoleh hasil percobaan yang sesuai dengan panduan praktikum yang telah disediakan.

Kata kunci : Sistem operasi, Linux, proses I/O, virtualbox, open source.

Teori Singkat

Sebuah proses memerlukan input dan output. Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui shell disebut sebagai eksekusi program yang selanjutnya disebut proses. Setiap kali instruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan membetikan nomor PID (Process Identity). Proses dalam Linux selalu membutuhkan input dan menghasilkan suatu output. Dalam konteks Linux, input/output adalah:
- Keyboard (input)
- Layar (output)
- Files
- Struktur data kernel
- Peralatan I/O lainnya (misalnya Network)

Linux berkomunikasi dengan file melalui file descriptor yang direpresentasikan melalui angka yang dimulai dari 0, 1, 2, dan seterusnya. Tiga buah file descriptor standar yang lalu diciptakan oleh proses adalah:
- 0 = keyboard (standar input)
- 1 = layar (standar output)
- 2 = layar (standar error)

Linux tidak membedakan antara peralatan hardware dan file, Linux memanipulasi peralatan hardware sama dengan file.

Pembelokan (redirection) dilakukan untuk standard input, output, dan error, yaitu untuk mengalihkan file descriptor dari 0, 1, dan 2. Simbol untuk pembelokan adalah:
0< atau < pengganti standard input
1> atau > pengganti standard output
2>

Mekanisme pipa digunakan sebagai alat komunikasi antar proses.

Input => Proses1 => Output = Input => Proses2 => Output

Proses 1 menghasilkan output yang selanjutnya digunakan sebagai input oleh Proses 2. Hubungan output input ini dinamakan pipa, yang menghubungkan Proses 1 dengan Proses2 dan dinyatakan dengan symbol "|". Misalnya Proses1 | Proses2.

Filter adalah utilitas Linux yang dapat memproses standard input (dari keyboard) dan menampilkan hasilnya pada standard output (layar). Contoh filter adalah cat, sort, grep, pr, head, tail, paste, dan lainnya. Beberapa perintah Linux yang digunakan untuk proses penyaringan antara lain:
  • Perintah grep, yang digunakan untuk menyaring masukannya dan menampilkan baris-baris yang hanya mengandung pola yang ditentukan. Pola ini disebut regular expression.
  • Perintah wc, yang digunakan untuk menghitung jumlah baris, kata, dan karakter dari baris-baris masukan yang diberikan kepadanya. Untuk mengetahui berapa baris gunakan option -l, untuk mengetahui berapa kata, gunakan option -w, dan untuk mengetahui berapa karakter, gunakan option -c. Jika salah satu option tidak digunakan, maka tampilannya adalah jumlah baris, jumlah kata, dan jumlah karakter.
  • Perintah sort, yang digunakan untuk mengurutkan masukannya berdasarkan urutan nomor ASCII dari karakter.
  • Perintah cut, digunakan untuk mengambil kolom tertentu dari baris-baris masukannya, yang ditentukan pada option -c.
  • Perintah uniq, yang digunakan untuk menghilangkan baris-baris berurutan yang mngalami duplikasi, biasanya digabungkan dalam pipeline dengan sort.

Jawaban Pertanyaan Pendahuluan

1. Apa yang dimaksud dengan redirection?
Redirection merupakan mekanisme yang digunakan untuk mengarahkan / membelokkan output yang biasanya ke terminal menjadi ke file.

2. Apa yang dimaksud dengan pipeline?
Pipeline merupakan mekanisme yang dilakukan untuk mengarahkan output dari satu perintah / program aplikasi / proses ke perintah / progam aplikasi / proses yang lain.

3. Apa yang dimaksud perintah di bawah ini (echo, cat, more, sort, grep, wc, cut, uniq):
Perintah echo digunakan untuk mencetak string yang akan diproses sebagai argumen ke standard output. Perintah cat untuk membuat daftar konten atau isi file pada standard output. Perintah more digunakan untuk menampilkan isi file teks dengan tampilan perlayar. Perintah sort untuk mencetak baris file teks input dan penggabungan semua file dalam urutan yang diurutkan. Perintah grep untuk melakukan pencarian sebuah pattern dalam file teks yang telah dibuat. Perintah wc untuk menghitung jumlah baris, kata, dan byte dari setiap file yang ditentukan atau input standar dan mencetak hasilnya. Perintah cut untuk memotong bagian-bagian baris dari file yang ditentukan, atau data yang disalurkan dan mencetak hasilnya ke standard output. Dan perintah uniq untuk menyaring baris berulang dalam file.

Percobaan dan Hasil serta Analisanya

Percobaan 1 : File descriptor

1. Output ke layar (standard output), input dari system (kernel)

2. Output ke layar (standard output), input dari keyboard (standard input)

3. Input dari keyboard dan output ke alamat internet

4. Input nama direktori, output tidak ada (membuat direktori baru), bila terjadi error maka tampilan error pada layar (standard error). Dibawah ini muncul error karena direktori mydir telah ada, sedangkan user berusaha untuk membuat direktori baru dengan nama yang sama.

Percobaan 2: Pembelokan (redirection)

1. Pembelokan standard output. 

2. Pembelokan standard input, yaitu input dibelokkan dari keyboard menjadi dari file

3. Pembelokan standard error untuk disimpan di file. Pesan error yang muncul akibat duplikasi direktori akan dibelokkan ke file myerror.txt.

4. Notasi 2>&1 : pembelokan standard error (2>) adalah identik dengan file descriptor 1.

5. Notasi 1>&2 : pembelokan standard output adalah sama dnegan file descriptor 2 yaitu standard error

6. Notasi >> (append).

7. Notasi here document (<<++ .... ++) digunakan sebagai pembatas input dari keyboard. Perhatikan bahwa tanda pembatas dapat digantikan dengan tanda apa saja, namun harus sama dan tanda penutup harus diberikan pada awal baris.

8. Notasi - (input keyboard) adalah representan input dari keyboard. Artinya menampilkan file 1, kemudian menampilkan input dari keyboard dan menampilkan file 2. Perhatikan bahwa notasi "-" berarti menyelipkan input dari keyboard.

9. Untuk membelokkan standard output ke file, digunakan operator >

10. Untuk menambahkan output ke file digunakan operator >>


11. Untuk membelokkan standard input digunakan operator <

12. Pembelokan standard input dan standard output dapat dikombinasikan tetapi tidak boleh menggunakan nama file yang sama sebagai standard input dan output.

Percobaan 3 : Pipa (pipeline)

1. Operator pipa (|) digunakan untuk membuat eksekusi proses dengan melewati data langsung ke data lainnya.


Percobaan 4 : Filter

2. Pipa juga digunakan untuk mengkombinasikan utilitas sistem untuk membentuk fungsi yang lebih kompleks.




LATIHAN

1. Lihat daftar secara lengkap pada direktori aktif, belokkan tampilan standard output ke file baru.

2. Lihat daftar secara lengkap pada direktori /etc/passwd, belokkan tampilan standard output ke file baru tanpa menghapus file baru sebelumnya.

3. Urutkan file baru dengan cara membelokkan standard input

4. Urutkan file baru dengan cara membelokkan standard input dan standard output ke file baru.urut

5. Buatlah direktori latihan2 sebanyak 2 kali dan belokkan standard error ke file rmdirerror.txt

6. Urutkan kalimat berikut:
    Jakarta
    Bandung
    Surabaya
    Padang
    Palembang
    Lampung
    Dengan menggunakan notasi here document (<@@@ .... @@@)

7. Hitung jumlah baris, kata, dan karakter dari file baru.urut dengan menggunakan filter dan tambahkan data tersebut ke file baru.


8. Gunakan perintah dibawah ini dan perhatikan hasilnya.
    $ cat > hello.txt
    dog cat
    cat duck
    dog chicken
    chicken duck
    chicken cat
    dog duck
    [Ctrl-d]
    $ cat hello.txt | sort | uniq
    $ cat hello.txt | grep "dog" | grep -v "cat"


Kesimpulan

Sistem operasi Linux merupakan sistem operasi open source yang dapat digunakan dan dikembangkan secara bebas tanpa lisensi. Bagi sebagian orang, Linux terasa lebih sulit daripada Windows karena kurang familiar di kalangan masyarakat umum. Meski begitu, sistem operasi Linux tetap banyak digemari khususnya oleh para pegiat teknologi, misalnya system administrator, developer, devops engineer, network engineering, dan cyber security. Pada praktikum 2 ini telah dilakukan percobaan menggunakan perintah-perintah untuk proses I/O seperti redirection, pipeline, dan filtering. Dengan dilaksanakannya praktikum ini diharapkan dapat menambah pemahaman konsep proses I/O dan redirection; standard input, output, dan error; penggunaan notasi output, append, dan here document; serta pemahaman konsep PIPE dan filter.

Daftar Pustaka/Referensi











Kamis, 29 September 2022

Praktikum 1 Perintah Dasar Linux

Judul Laporan

"Praktikum 1 Perintah Dasar Linux"


Pokok Bahasan

- Format instruksi pada sistem operasi Linux

- Perintah-perintah dasar pada sistem operasi Linux


Tujuan Belajar

Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:

- Menggunakan perintah-perintah dasar untuk informasi user

- Mengenal format instruksi pada sistem operasi Linux

- Menggunakan perintah-perintah dasar pada sistem operasi Linux

- Menggunakan utilitas dasar pada sistem operasi Linux


Teori Singkat

Setiap pengguna Linux harus memiliki user account yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator system. User account umumnya dibatasi maksimum 8 karakter dan umumnya dalam huruf kecil. Prompt dari shell bash pada Linux menggunakan tanda $. Sebuah sesi Linux terdiri dari:

1. Login

2. Bekerja dengan shell / menjalankan aplikasi

3. Logout

Tergantung atas shell yang digunakan, pada Linux bash maka pada proses login akan mengeksekusi program /etc/profile (untuk semua user) dan fil base_profile di direktori awal (HOME) masing-masing. Pada saat logout, maka program shell bash akan mengeksekusi skrip yang bernama .bash_logout.


Jawaban Pertanyaan Pendahuluan

1. Apa yang dimaksud perintah informasi user dibawah ini (id, hostname, uname, w, who, whoami, chfn, finger):

Perintah yang digunakan untuk menampilkan informasi dari pengguna yang sedang menggunakan sistem operasi. Perintah id digunakan untuk melihat identitas diri (nomor id dan group id), hostname dan uname untuk melihat identitas machine, w who dan whoami untuk mengetahui user mana saja yang sedang aktif, chfn untuk mengubah informasi finger, dan finger untuk melihat informasi finger.

2. Apa yang dimaksud perintah dasar dibawah ini (date, cal, man, clear, apropos, whatis):

Perintah date untuk melihat tanggal saat ini, cal untuk melihat kalender, man untuk menggunakan manual, clear untuk menghapus atau membersihkan layar (screen), apropos untuk mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci yang dicari, dan whatis untuk mencari perintah yang tepat sama dengan kata kunci yang dicari.

3. Apa yang dimaksud perintah-perintah manipulasi file dibawah ini (ls, file, cat, more, pg, cp, mv, rm, grep):

Perintah yang digunakan untuk melakukan operasi-operasi pada file di OS Linux, misalnya ls untuk melihat menampilkan berkas (file) dan direktori, file untuk melihat tipe file, cat untuk melihat isi file, more dan pg untuk menampilkan file per satu screen penuh, cp untuk menyalin file, mv untuk memindahkan dan mengganti nama file, rm untuk menghapus file, dan grep untuk mencari kata atau kalimat dalam file.


Percobaan dan Hasil serta Analisa

Percobaan 1: Melihat identitas diri (nomor id dan group id). Dengan perintah id maka akan muncul identitas user, user id, group id, dll, seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

Percobaan 2: Melihat tanggal dan kalender dari sistem.

1. Melihat tanggal saat ini dengan perintah date. Perintah ini akan menampilkan waktu sistem dengan format (hari), (tanggal) (bulan) (tahun) (jam):(menit):(detik) (zona waktu).

2. Melihat kalender dengan perintah cal. Pada gambar dibawah ini, perintah bagian atas diberikan parameter bulan dan tahun sehingga hanya akan menampilkan tanggal dari satu bulan tertentu saja. Sedangkan perintah bagian bawah diberi option -y yang akan menampilkan tanggal dari setiap bulan selama satu tahun.


Percobaan 3 : Melihat identitas mesin. Pada gambar dibawah ini, perintah hostname hanya akan menampilkan nama host dari PC/laptop. Perintah Uname akan mencetak informasi tentang nama sistem operasi. Sedangkan jika diberikan option -a (--all) akan mencetak semua informasi yang tersedia misalnya nama kernel, hostname, rilis kernel, versi kernel, nama hardware mesin, arsitektur prosesor, platform hardware, nama sistem operasi, dll.

Percobaan 4 : Melihat siapa yang sedang aktif

1. Mengetahui siapa saja yang sedang aktif. Perintah w menampilkan informasi seperti id user dan aktivitas pada sistem, juga memberikan informasi tentang waktu berjalannya sistem dengan rata-rata beban (load) sistem. Who menampilkan kapan sistem terakhir kali melakukan booting, daftar user yang aktif, dan level sistem saat ini. Whoami menampilkan nama user.

2. Mengubah informasi finger. Perintah ini digunakan untuk mengubah informasi pribadi misalnya nama, nomor telepon, dll dari user tersebut.

3. Melihat informasi finger. Setelah informasi finger diubah, maka bisa dilihat menggunakan perintah finger. Atau jika ingin melihat finger dari user tertentu secara detail, bisa dengan menambahkan argumen nama user pada perintah yang dimasukkan seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.

Percobaan 5 : Menggunakan manual. Perintah man dapat digunakan dengan diikuti oleh argumen berupa perintah lainnya untuk melihat panduan (manual) mengenai perintah yang sedang dicari. Misalnya dibawah ini kita ingin melihat detail mengenai perintah ls, maka kita bisa menggunakan tools man dengan perintah man ls.


Dibawah ini dilakukan percobaan untuk melihat panduan (manual) dari perintah man itu sendiri.


Dibawah ini perintah man diikuti dengan option -k yang sama dengan apropos, yaitu mencari deskripsi halaman panduan (manual) singkat untuk keyword dan menampilkan yang match.

Perintah man dengan option 5 untuk menampilkan format file dan konvensinya, misalnya /etc/passwd.


Percobaan 6 : Menghapus layar. Ketika user menggunakan terminal Linux, kadang terdapat banyak sekali output yang muncul dan perlu dibersihkan. Agar user lebih nyaman dan tidak terganggu dengan banyaknya output pada terminal, maka dapat menggunakan perintah clear untuk membersihkan layar pada terminal seperti yang ditunjukkan pada gambar dibawah ini.


Percobaan 7 : Mencari perintah yang deskripsinya mengandung kata kunci yang dicari. Misalnya dibawah ini user mencari perintah yang deskripsinya mengandung keyword date, mail, dan telnet. Maka perintah-perintah yang berkaitan dengan keyword tersebut akan ditampilkan di terminal sebagai rekomendasi untuk user.



Percobaan 8 : Mencari perintah yang tepat sama dengan kata kunci yang dicari. Misalnya dibawah ini user mencari perintah date, maka hanya perintah date saja yang akan muncul karena tepat sama dengan kata kunci yang sedang dicari user.

Percobaan 9 : Manipulasi berkas (file) dan direktori.

1. Menampilkan file dalam current working directory dengan perintah ls

2. Melihat semua file lengkap dalam sebuah direktori dengan option -l

3. Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi dengan option -a

4. Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses sorting dengan option -f

5. Menampilkan isi suatu direktori, dalam hal ini user sedang berada di direktori yang lain.

6. Menampilkan isi direktori root.


7. Menampilkan semua file atau direktori dengan menandai : tanda (/) untuk direktori, tanda asterisk (*) untuk file yang bersifat executable, tanda (@) untuk file symbolic link, tanda (=) untuk socket, tanda (%) untuk whiteout, dan tanda (|) untuk FIFO.

8. Menampilkan file atau direktori secara lengkap, terdiri dari nama file, ukuran, tanggal modifikasi, pemilik, group, dan mode atau atributnya.

9. Menampilkan semua file dan isi direktori. Argumen ini akan menyebabkan proses berjalan agak lama, apabila pross akan dihentikan dapat menggunakan ^C (CTRL + C).

Percobaan 10 : Melihat tipe file. Untuk melihat tipe file, dapat dilakukan dengan memasukkan perintah file (nama file). Dibawah ini dilakukan percobaan untuk melihat penggunaan perintah file (misalnya option dan argumen yang tersedia pada perintah file). Kemudian dilakukan percobaan untuk melihat semua tipe file pada working direktori (direktori aktif) dengan perintah file *, yang hasilnya adalah semua file dalam direktori tersebut merupakan direktori. Kemudian dilakukan percobaan untuk melihat tipe file ls dalam direktori /bin/ls, hasilnya file /bin/ls merupakan shared object, yang berarti bahwa executable mungkin dikompilasi (compile) dan kemudian dihubungkan dengannya untuk menggunakan fungsionalitas perintah tersebut.

Percobaan 11 : Menyalin file

1. Mengkopi suatu file. Berikan opsi -i untuk pertanyaan interaktif bila file sudah ada. Pada gambar dibawah ini dilakukan percobaan dengan menyalin file group pada direktori /etc/group menjadi file bernama f1. Jika dilihat isi direktori menggunakan ls -l, maka akan muncul file f1 hasil salinan dari file group diatas. Kemudian dilakukan percobaan untuk menyalin file f1 menjadi f2, dengan menggunakan option -i untuk memunculkan konfirmasi apakah kita akan menimpa file f2 yang sudah ada atau tidak. Pesan konfirmasi ini bisa diisi dengan pilihan y untuk ya (yes) dan n untuk tidak (no).

2. Mengkopi ke direktori. Pada gambar dibawah ini dilakukan percobaan dengan membuat direktori backup, kemudian menyalin file f1 f2 f3 (salinan dari f1) ke direktori backup. Jika dilihat dengan perintah ls backup/ atau dengan masuk ke direktori backup dengan cd backup/ kemudian ls, maka hasilnya akan muncul ketiga file f1 f2 f3 hasil salinan tersebut.

Percobaan 12 : Melihat isi file

1. Menggunakan instruksi cat. Dengan perintah cat (nama file), maka dapat diketahui isi dari file tersebut. Dibawah ini dicontohkan untuk melihat isi file f1.

2. Menampilkan file per satu layar penuh. Untuk menampilkan isi file per satu screen, maka bisa menggunakan perintah more (nama file). Untuk menampilkan isi file berikutnya bisa dengan menekan enter.

Atau bisa juga menggunakan perintah pg (nama file). Namun pada percobaan ini, perintah pg tidak dikenali, dan saat diusahakan dengan menginstal perintah pg, sistem juga tidak bisa menemukan package pg.

Percobaan 13 : Mengubah nama file. 

1. Menggunakan instruksi mv. Formatnya yaitu mv (nama file sebelum diubah) (nama file setelah diubah). Dibawah ini dicontohkan mengubah nama file f1 menjadi prog.txt. 

2. Memindahkan file ke direktori lain. Bila argumen terakhir adalah nama direktori, maka berkas-berkas akan dipindahkan ke direktori tersebut. Selain untuk mengubah nama file, perintah mv juga dapat digunakan untuk memindahkan file. Misalnya dibawah ini dicontohkan memindahkan file f1 f2 f3 ke direktori mydir/ dengan perintah mv.

Percobaan 14 : Menghapus file. Untuk menghapus file, dapat menggunakan perintah rm (nama file). Dibawah ini juga dicontohkan penggunaan perintah mv dengan option -i untuk menampilkan konfirmasi apakah file benar-benar akan dihapus.


Percobaan 15 : Mencari kata atau kalimat dalam file. Perintah grep dapat digunakan untuk mencari kata atau kalimat dalam file. Misalnya dibawah ini dicontohkan mencari kata root, karakter :0:, dan kata student pada file /etc/passwd. Kata root dan karakter :0: ditemukan dalam file /etc/passwd sedangkan kata student tidak ditemukan.


LATIHAN

1. Ubahlah informasi finger pada komputer anda.

2. Lihatlah user-user yang sedang aktif pada komputer anda.

3. Perintah apa yang digunakan untuk melihat kalender satu tahun penuh?

4. Bagaimana anda dapat melihat manual dari perintah cal?


5. Bagaimana melihat perintah manual ls dengan kata kunci sort?

6. Bagaimana tampilan untuk perintah ls -a -l dan ls -al?


7. Tampilkan semua file termasuk yang hidden file pada direktori /etc.

8. Tampilkan semua file secara lengkap pada direktori /etc.

9. Buatlah direktori prak1 pada direktori aktif, kemudian copy-kan file /etc/group ke file tes1, tes2, dan tes3 pada direktori ini.

10. Tampilkan isi file tes1 per satu layar penuh.

11. Pindahkan file tes1 dan tes2 ke home direktori.

12. Hapus file tes1 dan tes2 dengan konfirmasi. 



SUMMARY PERCOBAAN

Perintah Deskripsi Format
id Melihat identitas diri (nomor id dan group id) id [OPTIONS] [USERNAME]
date Melihat tanggal saat ini date [option]... [+format]
cal Melihat kalender cal [ [ month ] year]
hostname Melihat identitas mesin hostname -[option] [file]
uname Melihat informasi tentang nama sistem operasi uname [OPTIONS]...
w Menampilkan informasi seperti id user,
aktivitas pada sistem, dan informasi
waktu berjalannya sistem dengan
rata-rata beban (load) sistem
w [options] [username]
who Menampilkan kapan sistem terakhir kali booting,
daftar user aktif, dan level sistem saat ini.
who [options] [filename]
whoami Menampilkan nama user whoami [OPTION]
chfn Mengubah informasi pribadi (nama, nomor telepon, dll) chfn [option] [login]
finger Melihat informasi finger finger [ option ] [ username ]
man Melihat panduan (manual) mengenai
perintah yang sedang dicari
man [man options] [[section] page ...] ...
clear Membersihkan layar pada terminal. clear
apropos Mencari perintah yang deskripsinya mengandung
kata kunci yang sedang dicari
apropos [OPTION..] KEYWORD...
whatis Mencari perintah yang tepat sama dengan kata kunci
yang dicari
whatis [-options]
ls Melihat file dalam direktori ls [OPTIONS] [FILES]
file Melihat tipe file file [OPTION] [FILE]
cp Menyalin file cp [...file/directory-sources] [destination]
mv Memindahkan dan mengganti nama file mv [OPTIONS] SOURCE DESTINATION
cat Melihat isi file cat [OPTION] [FILE]
more Melihat isi file dengan satu layar penuh more [-options] [-num] [+/pattern] [+linenum] [file_name]
rm Menghapus file rm [OPTIONS]... FILE...
grep Mencari kalimat dalam file grep [options] pattern [files]
mkdir Membuat direktori mkdir [options...] [directories ...]

Kesimpulan

Sistem operasi Linux merupakan sistem operasi open source yang dapat digunakan dan dikembangkan secara bebas tanpa lisensi. Bagi sebagian orang, Linux terasa lebih sulit daripada Windows karena kurang familiar di kalangan masyarakat umum. Meski begitu, sistem operasi Linux tetap banyak digemari khususnya oleh para pegiat teknologi, misalnya system administrator, developer, devops engineer, network engineering, dan cyber security. Pada praktikum 1 ini telah dilakukan percobaan menggunakan perintah-perintah dasar untuk pengoperasian Linux misalnya melihat informasi user, manipulasi file, dan utilitas layanan dasar lainnya. Format instruksi Linux juga dapat diketahui dengan menggunakan perintah lengkap dengan option dan argumen yang tersedia. Semua perintah yang dilakukan pada praktikum kali ini berjalan sebagaimana mestinya, hanya satu percobaan yang tidak dapat berjalan (error) yaitu pada perintah pg untuk melihat isi file per satu layar penuh, perintah tidak dikenali dan tidak dapat diinstal karena package tidak ditemukan. Dengan dilaksanakannya praktikum ini diharapkan dapat menambah pengetahuan, keterampilan, serta keahlian awal untuk mengoperasikan sistem operasi Linux.

Daftar Pustaka/Referensi

https://www.linuxid.net/32210/mengenal-perintah-uname-di-linux/

https://www.sridianti.com/linux/perintah-linux-who-w-dan-whoami.html

http://www.w3big.com/id/linux/linux-comm-chfn.html

https://linuxcommand.org/lc3_man_pages/man1.html

https://www.linuxid.net/33038/pengertian-perintah-file-di-linux-terminal/

https://askubuntu.com/questions/690631/executables-vs-shared-objects

https://www.geeksforgeeks.org/cal-command-in-linux-with-examples/

https://linuxize.com/post/id-command-in-linux/

https://phoenixnap.com/kb/linux-date-command

https://www.geeksforgeeks.org/hostname-command-in-linux-with-examples/

https://phoenixnap.com/kb/w-command-in-linux#:~:text=The%20w%20command%20is%20a,what%20they%20are%20currently%20doing.

https://www.geeksforgeeks.org/who-command-in-linux/

https://linuxize.com/post/whoami-command-in-linux/

https://www.geeksforgeeks.org/chfn-command-in-linux-with-examples/

https://linuxhint.com/finger-command-tutorial/

https://www.geeksforgeeks.org/clear-command-in-linux-with-examples/

https://www.geeksforgeeks.org/apropos-command-in-linux-with-examples/

https://www.javatpoint.com/whatis-command-in-linux

https://linuxize.com/post/how-to-list-files-in-linux-using-the-ls-command/

https://www.freecodecamp.org/news/the-linux-cp-command-how-to-copy-files-in-linux/

https://linuxize.com/post/how-to-move-files-in-linux-with-mv-command/

https://www.baeldung.com/linux/cat-writing-file#:~:text=The%20cat%20command%20is%20a,some%20texts%20into%20a%20file.

https://www.geeksforgeeks.org/more-command-in-linux-with-examples/

https://linuxize.com/post/rm-command-in-linux/

https://www.geeksforgeeks.org/grep-command-in-unixlinux/

https://www.geeksforgeeks.org/mkdir-command-in-linux-with-examples/