Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas tentang 15 menu Server Configuration yang terdapat di Windows Server 2016. Kita akan menjalankan perintah tersebut melalui Terminal atau cmd/command prompt.
1. Kita buka Terminal atau cmd/command prompt dengan menekan windows+R, kemudian ketik cmd dan tekan Enter.
2. Kemudian cmd pun terbuka. Beginilah tampilan dari cmd, hanya berupa teks. Dan untuk mengoperasikannya, kita harus menggunakan command yang dimengerti oleh si cmd ini. Jika kita salah memasukkan command, maka output tidak akan keluar. Kemudian ketik sconfig pada cmd untuk masuk ke menu Server Configuration, dan tekan Enter.
3. Sekarang kita telah masuk di menu Server Configuration, menu yang digunakan untuk mengkonfigurasi server. Untuk masuk ke salah satu menu, silahkan ketik angka yang mewakili menu tersebut kemudian tekan Enter. Terdapat 15 konfigurasi pada menu ini. Mari kita bahas satu per satu.
a. Domain/Workgroup
Digunakan untuk masuk ke Domain/Workgroup yang telah terdaftar. Setelah masuk ke menu ini, kita diharuskan memilih untuk join ke domain atau ke workgroup. Disini saya memilih domain. Kemudian isi nama domain, dan user. Kemudian Enter.
Karena domain belum dibuat, maka muncul pesan error seperti dibawah ini, klik OK saja.

b. Computer Name
Menu ini memungkinkan kita untuk mengubah nama komputer sesuai keinginan kita. Saat kita masuk ke menu tersebut, kita harus memasukkan nama baru untuk komputer kita. Kemudian tekan Enter.
Kemudian kita diharuskan untuk me-restart PC untuk menerapkan perubahan nama komputer tadi. Pilih Yes dan PC pun akan restart.
Jika muncul pesan error seperti ini, berarti anda salah memasukkan nama komputer. Nama komputer harus berupa huruf (bisa besar atau kecil) atau bisa juga perpaduan huruf dan angka. Tidak boleh menggunakan spasi, jika ingin memisahkan huruf/angka, gunakan saja underscore atau biasa disebut dengan garis bawah.
Jika muncul pesan error seperti ini, silahkan cek kembali nama komputer anda. Apakah masih ada yang salah atau tidak.
Untuk melihat nama komputer yang telah dirubah, silahkan masuk ke cmd/command prompt dan ketik whoami. Nanti akan muncul nama komputer yang baru.
Atau bisa juga pada menu Server Configuration, ketik sconfig pada cmd, kemudian akan terlihat nama baru komputer kita.
c. Add Local Administrator
Untuk menambah admin lokal yang dapat mengakses server. Saat kita masuk ke menu ini, kita diharuskan untuk memasukkan akun untuk join ke grup admin lokal.
Ketik nama akun, kemudian Enter. Masukkan password untuk akun tersebut. Kemudian Enter.
(NB : Saat memasukkan password, terkadang tidak ada output seperti bintang, ataupun password yang kita ketik. Itu tidak perlu dihiraukan. Ketik saja password anda, kemudian tekan Enter jika telah selesai. Saat anda mengetik, password sebenarnya sedang dimasukkan, hanya saja tidak ada outputnya).
Kemudian muncul pesan yang menginformasikan bahwa perintah yang kita jalankan telah sukses. Klik OK.
d. Configure Remote Management
Untuk mengaktifkan dan menonaktifkan remote.
Disini saya akan menonaktifkan remote. Setelah masuk ke menu, pilih nomor 2 yaitu Disable Remote Management. Kemudian akan muncul pesan yang menginformasikan bahwa perintah kita telah sukses dijalankan. Klik OK.
Dan remote pun telah dinonaktifkan. Atau pada konfigurasi ini tertulis Disabled.
Jika kita ingin mengaktifkan remote nya lagi, silahkan pilih nomor 1 pada menu Configure Remote Management, yaitu Enable Remote Management. Seperti pada gambar dibawah ini.
e. Windows Update Settings
Pengaturan tentang pembaruan/update Windows. Disini terdapat 3 pilihan, yaitu:
1. Automatic (Update Windows secara otomatis, sistem akan melakukan pengecekan dan pemasangan/install update setiap hari pukul 03.00),
2. Download Only (Hanya mengunduh/download, sistem akan melakukan pengecekan dan pengunduhan/download update),
3. Manual (Update Windows secara manual, sistem tidak akan melakukan pengecekan, pengunduhan/download, dan pemasangan/install update).
Jika ingin update secara otomatis, silahkan pilih menu Automatic dengan mengetik huruf A, kemudian Enter.
Jika hanya ingin mengunduh update (tanpa pemasangan), silahkan pilih menu Download Only dengan mengetik huruf D, kemudian Enter.
Jika ingin melakukan update secara manual, silahkan pilih menu Manual dengan mengetik huruf M, kemudian Enter.
f. Download and Install Updates
Untuk mengatur pengunduhan/download dan pemasangan/install update. Saat kita masuk ke menu ini, kita akan diberikan 2 pilihan, yaitu ingin update secara keseluruhan (All) atau hanya update yang direkomendasikan (Recommended).
Pada gambar dibawah ini, saya memilih Recommended updates only atau hanya update yang direkomendasikan dengan mengetik huruf r. Karena tidak ada yang akan diupdate, maka saya kembali ke menu Server Configuration dengan mengetik huruf r yang berarti return.
g. Remote Desktop
Untuk mengatur pemberian izin kepada client untuk me-Remote Desktop.
Disini saya akan memberikan izin pada client untuk me-Remote Desktop. Masuk ke menu Remote Desktop dengan mengetik angka 7, kemudian ketik huruf e untuk enable, kemudian pilih menu 1 untuk mengizinkan client. Menu 1 memiliki keamanan yang lebih baik dibanding menu 2.
Kemudian muncul notifikasi seperti dibawah ini, yang menandakan bahwa client telah diizinkan untuk melakukan Remote Desktop.
Untuk mencabut izin client, silahkan ketik d untuk disable saat masuk ke menu Remote Desktop.
h. Network Settings
Untuk men-setting Network Adapter, setting DNS Server, dan menghapus settingan DNS. Setelah masuk ke menu ini, kita masukkan indeks yang akan diubah. Disini saya pilih indeks 0, kemudian Enter.
Disini kita pilih nomor 1, kemudian pilih Static dengan mengetik huruf s, kemudian isi IP Address, Subnet Mask, dan Default Gateway.
Setelah itu, kita setting DNS. Yang pertama isi dulu bagian Preferred DNS Server. Kemudian Enter.
Yang kedua, isi bagian Alternate DNS Server. Kemudian Enter.
i. Date and Time
Untuk mengatur tanggal dan waktu (jam, menit, sampai detik) seperti pada Windows GUI biasa. Ketik 9 kemudian Enter.
Pada tab dibawah ini, klik pada Change date and time untuk merubah tanggal dan waktu.
Pada tab ini, kita sudah bisa mengatur tanggal dan waktu secara manual (bisa diotak-atik sesuai keinginan kita). Jika sudah selesai, klik OK.
j. Telemetry Settings
Untuk berpartisipasi dalam perbaikan/pengembangan Windows Server. Jika kita berpartisipasi, Windows akan mengumpulkan dan mengupload informasi statistik mengenai sistem kita kepada Microsoft.
Informasi lebih lanjut, silahkan visit https://go.microsoft.com/fwlink/?Linkld=811315.
Sedangkan untuk informasi Windows Privacy, silahkan visit https://go.microsoft.com/fwlink/?Linkld=734730.
Ketik angka 10 kemudian Enter untuk masuk ke menu ini. Dan pilih Yes untuk berpartisipasi.
k. Windows Activation
Untuk melihat informasi lisensi, melihat aktivasi Windows, dan memasukkan product key. Ketik 11 untuk masuk ke menu ini, kemudian Enter.
Untuk melihat informasi lisensi, masuk ke menu 1, yaitu Display License Info. Begini tampilannya.
Untuk melihat aktivasi Windows, masuk ke menu 2, yaitu Activate Windows. Begini tampilan pada menu ini.
Untuk memasukkan product key, masuk ke menu 3, yaitu Install Product Key. Kemudian, silahkan masukkan product key jika kita memilikinya.
l. Log Off User
Untuk keluar dari akun yang sedang kita gunakan. Ketik angka 12, kemudian Enter. Kemudian kita tinggal pilih, ingin keluar atau tidak. Pilih Yes untuk keluar.
m. Restart Server
Untuk memulai ulang/restart server. Caranya sama seperti diatas ketika ingin Log Off User, ketik angka 13, kemudian Enter. Kemudian kita tinggal pilih, ingin me-restart atau tidak. Pilih Yes untuk restart.
n. Shut Down Server
Untuk mematikan server. Caranya sama seperti diatas ketika ingin Log Off User atau Restart Server, ketik angka 14, kemudian Enter. Kemudian kita tinggal pilih, ingin mematikan server atau tidak. Pilih Yes untuk mematikan server/Shut Down.
o. Exit to Command Line
Untuk kembali ke cmd / keluar dari Server Configuration. Begini tampilan ketika kita sudah keluar dari Server Configuration dan kembali ke cmd.



























































