Selasa, 29 November 2022

Praktikum 11 Manajemen User dan Group

Judul Laporan

"Praktikum 11 Manajemen User dan Group"

Pokok Bahasan

- Manajemen User
- Manajemen Group

Tujuan Belajar

Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu:
- Menambah, memodifikasi, dan menghapus user
- Menambah dan menghapus group

Abstrak

Dalam era perkembangan teknologi seperti saat ini, dunia memerlukan teknologi informasi yang dapat memudahkan kehidupan masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Linus Torvalds mengembangkan sistem operasi yang secara umum merupakan sistem operasi sumber terbuka (open source). Sistem operasi yang dikembangkan itu ialah Linux. Linux merupakan sistem operasi yang bersifat open source, maksudnya ialah setiap pengguna Linux dapat menggunakannya tanpa menggunakan lisensi apapun dan juga dapat mengembangkannya menjadi distro (distribusi) Linux baru. Oleh karena itu, pada praktikum ini dilakukan percobaan menggunakan perintah-perintah untuk manajemen user dan group seperti menambah, memodifikasi, dan menghapus user serta menambah dan menghapus group. Praktikum dilakukan dengan menggunakan software virtualbox dari Oracle yang dijalankan di atas sistem operasi Windows 10. Dari percobaan mengeksekusi perintah-perintah untuk manajemen user dan group, diperoleh hasil percobaan yang sesuai dengan panduan praktikum yang telah disediakan.

Kata kunci : Sistem operasi, Linux, manajemen user, manajemen group, root user.

Teori Singkat

Pada Linux Red Hat, informasi tentang user account dan groups disimpan dalam beberapa  file  teks  dalam  direktory /etc/.    Jika  sistem  administrator  membuat  user  baru, file tersebut harus diedit atau aplikasi harus digunakan untuk perubahan tersebut.

1. File /etc/passwd
    File /etc/passwd  adalah  file  yang  berisi  daftar  user  yang  dipisahkan  dengan baris.  Setiap baris  berisi  informasi  mengenai:
- Username — nama user yang diketik saat login sistem
- Password  —  berisi  pasword  yang  di-enkripsi   (atau   x   bila   shadow  password digunakan)
- User  ID  (UID) —    bilangan  numerik  yang  ekuivalen  dengan  username  yang menjadi acuan sistem.
- Group ID (GID) —  bilangan  numerik  yang  ekuivalen  dengan  nama  group  primer  yang menjadi acuan sistem.
- GECOS —  nama  histori,  kolom  GECOS[1]  bersifat  opsional  dan  digunakan  untuk  menyimpan informasi tambahan (seperti nama lengkap user).
- Home directory — path absolut untuk home directory dari user.
- Shell —  program  yang  otomatis  dijalankan  bila  user  login.   Berupa  command intepreter (biasanya disebut shell)

Contoh isi file /etc/passwd:
root:x:0:0:root:/root:/bin/bash

    Baris diatas menunjukkan root user mempunyai shadow password, UID dan GID nya 0. User root mempunyai home directory /root/dan menggunakan shell /bin/bash.

2. FILE /etc/group
    File /etc/group adalah file yang berisi daftar group yang dipisahkan per baris.  Setiap  baris  terdiri  dari  4  kolom,  yang  berisi  informasi  mengenai:
- Group name —nama group.
- Group password —Bila  di-set,  mengijinkan  user  yang  bukan  bagian  dari  group bergabung  ke  dalam  group  dengan  menggunakan  printah  newgrp  dan  mengetikkan  password.  Jika lebih kecil dari x, maka shadow group password digunakan.
- Group ID (GID) —Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name.
- Member list —daftar user yang menjadi milik group.

Contoh baris pada file /etc/group:
general:x:502:juan,shelley,bob

    Baris  diatas  menunjukkan,  group  general  menggunakan  password  shadow,  mempunyai  GID 502 dan anggota juan, shelley dan bob.

3. APLIKASI USER ACCOUNT DAN GROUP
    Terdapat  dua  tipe  dasar  aplikasi  yang  digunakan  untuk  mengatur  user  account  dan group pada sistem Linux Red Hat : 
- Aplikasi Graphical User Manager
- Perintah pada virtual console
    
Baik  aplikasi  User  Manager  dan  utilitas  perintah  membentuk  task  yang  sama,  perintah  mempunyai kelebihan dalam skrip yang lebih mudah diotomatisasi. Tabel   berikut berisi   beberapa perintah   yang   umum   untuk   membuat   dan mengatur user command dan group:

Tabel berikut berisi beberapa perintah untuk membuat dan mengatur group :

Jawaban Pertanyaan Pendahuluan

1. Apakah dari file /etc/passwd ? Jelaskan isi dari satu baris pada file ini.

/etc/passwd berisi :
- Username — nama user yang diketik saat login system
- Password — berisi pasword yang di-enkripsi (atau x bila shadow password digunakan)
- User ID (UID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan username yang menjadi acuan sistem.
- Group ID (GID) — bilangan numerik yang ekuivalen dengan nama group primer yang menjadi acuan sistem.
- GECOS — nama histori, kolom GECOS[1] bersifat opsional dan digunakan untuk menyimpan informasi tambahan (seperti nama lengkap user).
- Home directory — path absolut untuk home directory dari user.
- Shell — program yang otomatis dijalankan bila user login. Berupa command intepreter (biasanya disebut shell)


2. Apakah dari file /etc/group ? Jelaskan isi dari satu baris pada file ini.

/etc/group berisi :
- Group name — nama group.
- Group password — Bila di-set, mengijinkan user yang bukan bagian dari group bergabung ke dalam group dengan menggunakan printah newgrp dan mengetikkan password. Jika lebih kecil dari x, maka shadow group password digunakan.
- Group ID (GID) — Bilangan numerik yang ekuivalen dengan group name.
- Member list — daftar user yang menjadi milik group.


3. Sebutkan   perintah   yang   digunakan   untuk   membuat   user   baru   dan   berikan contohnya.

Perintah untuk membuat user  baru  adalah useradd. Contohnya:
# useradd –g friend bob
# grep bob /etc/passwd
# useradd lili
# passwd lili
# grep lili /etc/passwd
# ls –l /home


4. Sebutkan   perintah   yang   digunakan   untuk   membuat   group   baru   dan   berikan contohnya.

Perintah untuk membuat group  user  baru  adalah  groupadd.    Contohnya  informasi  group user baru pada file /etc/group.
# groupadd friend
# groupadd classmate
# groupadd neighbour
# cat /etc/group


5. Sebutkan  perintah  yang  digunakan  untuk  menghapus  user  dan  group. Berikan contohnya.

1. Userdel. Perintah  yang  digunakan  untuk  menghapus  user adalah userdel. Contohnya:
# userdel –r bob
# userdel –r lili
# userdel –r jane
# userdel –r diane

2. Groupdel. Perintah  yang  digunakan  untuk  menghapus  user adalah groupdel. Contohnya:
# groupdel friend
# groupdel classmate
# groupdel neighbour


6. Apa yang dimaksud dengan perintah usermod dan groupmod?
1. Usermod. Perintah  usermod digunakan untuk   memodifikasi   group   dari   suatu   user.
# usermod –g classmate -G friend,neighbour bob
# usermod –g friend -G classmate lili

2. Groupmod. Perintah ini tidak terdapat di linux. Tetapi jika yang ditanya perintah groupadd maka perintah ini adalah  perintah untuk membuat/menambahkan group.

Percobaan dan Hasil serta Analisanya

Percobaan 1 : Melihat file /etc/passwd dan /etc/group

1. Lihatlah  isi  file  /etc/passwd  dan  sebutkan  kolom  apa  saja  yang  terdapat  pada setiap baris.

# cat /etc/passwd | more


2. Lihatlah isi file /etc/group dan sebutkan  kolom  apa  saja  yang  terdapat  pada  setiap baris.

# cat /etc/group | more


Percobaan 2 : Menambah group user

1. Buatlah  3  group  user  baru  dengan  perintah  groupadd.    Perhatikan  informasi  group user baru pada file /etc/group.

# groupadd friend

# groupadd classmate

# groupadd neighbour

# cat /etc/group



Percobaan 3 : Menambah User

1. Buatlah  user  baru  dengan  perintah  useradd.    Perhatikan  perubahan  isi  file /etc/passwd  setelah  pembuatan  user  baru.    Juga  perhatikan  apakah  home direktory setiap user juga dibuat pada saat pembuatan user baru

# useradd –g friend bob

# grep bob /etc/passwd

# useradd lili

# passwd lili

# grep lili /etc/passwd

# ls –l /home


2. Opsi –g pada perintah useradd untuk menentukan group dari user yang dibuat.

# useradd –g neighbour jane

# ls –l /home


Percobaan 4 : Memodifikasi group dari user

1.Dengan perintah  usermod,  modifikasi  group  dari  Setiap  user  merupakan  milih  suatu    group    primer    dan    kemungkinan    juga    bagian    dari    group    lain (supplementary   group). Untuk   memodifikasi   group   dari   suatu   user   dapat  digunakan  perintah  usermod.

# usermod –g classmate -G friend,neighbour bob

# usermod –g friend -G classmate lili


Percobaan 5 : Melihat group dari user

1. Lihat group dari seorang user dengan perintah groups.

# groups bob

# groups lili

# groups jane


Percobaan 6

1. Root dapat mengubah password dari user.

# passwd bob


2. Password  yang  diubah  dengan  perintah usermodmerupakan  file  enkripsi,  sehingga tidak dapat digunakan sebagai passwrod pada saat login.

# useradd –g friend diane

# usermod –p diane diane


3. Cobalah login sebagai diane, apakah anda dapat login ?

Analisa: Tidak dapat login sebagai diane, karena password diane diatur menggunakan usermod yang merupakan file enksripsi, sehingga tidak dapat digunakan sebagai password untuk login.

 

4. Cobalah  mengubah  password  user  dengan  login  pada  user  yang  bersangkutan. Login sebagai user, dan ubahlah password user.

$ passwd


Percobaan 7 : Melihat group dari user

1. Lihat group dari seorang user dengan perintah groups.

# userdel –r bob
userdel –r lili
userdel –r jane
userdel –r diane


Percobaan 8 : Menghapus group

1. Hapus  group dengan menggunakan perintah userdel.

# groupdel friend

# groupdel classmate

# groupdel neighbour


Percobaan 9 : Menghapus home directory

1. Hapus home direktory.

# rmdir /home/bob

# rmdir /home/lili

# rmdir /home/jane

# rmdir /home/diane



LATIHAN:

1. Buatlah tiga group “parent”, “children” dan “soho”. Perhatikan anggota dari setiap grup berikut: 
Parents    Children    Soho
Paul       Alice       Accounts
Jane       Derek       Sales


2. Buatlah user account untuk setiap anggota  group  sesuai  tabel  diatas.


3. Cek apakah home direktory yang terbentuk sesuai dengan  tabel  diatas


4. Ubahlah password Paul dan Derek melalui root.


5. Cobalah mengubah password Alice dengan login sebagai Alice


6. Lihat keanggotaan dari setiap user.


7. Hapuslah user Account dan Sales.


Kesimpulan

Sistem operasi Linux merupakan sistem operasi open source yang dapat digunakan dan dikembangkan secara bebas tanpa lisensi. Bagi sebagian orang, Linux terasa lebih sulit daripada Windows karena kurang familiar di kalangan masyarakat umum. Meski begitu, sistem operasi Linux tetap banyak digemari khususnya oleh para pegiat teknologi, misalnya system administrator, developer, devops engineer, network engineering, dan cyber security. Pada praktikum 11 ini telah dilakukan percobaan menggunakan perintah-perintah untuk manajemen user dan group seperti menambah, memodifikasi, dan menghapus user serta menambah dan menghapus group. Untuk dapat menambah, menghapus atau mengelompokkan user baru harus login sebagai root (#) , jadi seorang user tidak dapat memodifikasi user lain, begitu pula dengan group. Dengan dilaksanakannya praktikum ini diharapkan dapat menambah pemahaman dan keterampilan dalam manajemen user dan group.

Daftar Pustaka / Referensi